Selasa, 06 Maret 2012

Udah Lama

Duh..udah lama banget ga buka ini blog...nulis lagi deh ah... mau ada yg follow apa nggak ga penting..yg penting nulissssssssssssssssssssssssssss.....

ayo...ayo...kita nulis.....

hehehhehe...welcome back kaka!!

ILYMTYK ...

ILYMTYK ....

7 huruf yang sangat bermakna...jika diucapkan pada pasangan kita, siapa sieh yang tidak klepek-klepek..duhhh terlalu lebay dehhh...

Tapi memang, 7 huruf ini adalah inisialisasi dari beberapa kata, yang terus terang saja bisa membuat saya pribadi merasa terbang..(kapal kali terbang..), but anyway..coba deh kalian ucapkan kata kata itu...dan buat si dia bertanya2 artinya..

Rahasia pengucapannya adalah jangan pernah memberitahukan kepanjangannyta..tapi ucapkan dahulu ILYMTYK baru ketika si dia penasaran dan menanyakan kepad akita arti dari huruf2 tersebut barulah kita ucapkan artinya...

Yupz...aku dah pernah coba mengatakan hal ini, tetapi setidaknya memberikan senyuman terakhir untuk dia ketika di hadapan malaikat maut... ya!! aku ucapkan ketika kekasihku dulu menghadapi sakaratul maut karena penyakitnya...(always miss u beib..baik2 disana..)...

Rahasia lainnya adalah seperti aku bilang di atas, ucapkan ketika keadaan kita dengan pasangan kita sedang bertengkar..karna kata2 ini penuh makna...

ya.. ILYMTYK... I Love You More Than You Know...

My Papa Bday :)

tab,kompi..tetep saja saking terburu-buru ngantor..lupa deh...

Untung jaman sudah makin maju, ada hp buat telp or sms papa, coba kalo belum ada hape, mau kirim ucapan lewat kantor pos? paling telat 3 hari baru sampai...lebih cepat pake merpati pos nampaknya... (masih ada ya???)

Happy bday dad.. semoga sehat, berkah, panjang umur, murah rejeki dan makin sayang sama keluarga...Amiiinnnn

Kamis, 22 Oktober 2009

Tujuh Indikator Kebahagiaan Dunia

Ibnu Abbas ra. adalah salah seorang sahabat Nabi SAW yang sangat telaten dalam menjaga dan melayani Rasulullah SAW, dimana ia pernah secara khusus didoakan Rasulullah SAW, selain itu pada usia 9 tahun Ibnu Abbas telah hafal Al-Quran dan telah menjadi imam di mesjid. Suatu hari ia ditanya oleh para Tabi'in (generasi sesudah wafatnya Rasulullah SAW) mengenai apa yang dimaksud dengan kebahagiaan dunia. Jawab Ibnu Abbas ada 7 (tujuh) indikator kebahagiaan dunia, yaitu :

Pertama, Qalbun syakirun atau hati yang selalu bersyukur.

Memiliki jiwa syukur berarti selalu menerima apa adanya (qona'ah), sehingga tidak ada ambisi yang berlebihan, tidak ada stress, inilah nikmat bagi hati yang selalu bersyukur. Seorang yang pandai bersyukur sangatlah cerdas memahami sifat-sifat Allah SWT, sehingga apapun yang diberikan Allah ia malah terpesona dengan pemberian dan keputusan Allah.

Bila sedang kesulitan maka ia segera ingat sabda Rasulullah SAW yaitu :
"Kalau kita sedang sulit perhatikanlah orang yang lebih sulit dari kita". Bila sedang diberi kemudahan, ia bersyukur dengan memperbanyak amal ibadahnya, kemudian Allah pun akan mengujinya dengan kemudahan yang lebih besar lagi. Bila ia tetap "bandel" dengan terus bersyukur maka Allah akan mengujinya lagi dengan kemudahan yang lebih besar lagi.

Maka berbahagialah orang yang pandai bersyukur!

Kedua. Al azwaju shalihah, yaitu pasangan hidup yang sholeh.

Pasangan hidup yang sholeh akan menciptakan suasana rumah dan keluarga yang sholeh pula. Di akhirat kelak seorang suami (sebagai imam keluarga) akan diminta pertanggungjawaban dalam mengajak istri dan anaknya kepada kesholehan. Berbahagialah menjadi seorang istri bila memiliki suami yang sholeh, yang pasti akan bekerja keras untuk mengajak istri dan anaknya menjadi muslim yang sholeh. Demikian pula seorang istri yang sholeh, akan memiliki kesabaran dan keikhlasan yang luar biasa dalam melayani suaminya, walau seberapa buruknya kelakuan suaminya. Maka berbahagialah menjadi seorang suami yang memiliki seorang istri yang sholeh.

Ketiga, al auladun abrar, yaitu anak yang soleh.

Saat Rasulullah SAW lagi thawaf. Rasulullah SAW bertemu dengan seorang anak muda yang pundaknya lecet-lecet. Setelah selesai thawaf Rasulullah SAW bertanya kepada anak muda itu : "Kenapa pundakmu itu ?" Jawab anak muda itu : "Ya Rasulullah, saya dari Yaman, saya mempunyai seorang ibu yang sudah udzur. Saya sangat mencintai dia dan saya tidak pernah melepaskan dia. Saya melepaskan ibu saya hanya ketika buang hajat, ketika sholat, atau ketika istirahat, selain itu sisanya saya selalu menggendongnya". Lalu anak muda itu bertanya: " Ya Rasulullah, apakah aku sudah termasuk kedalam orang yang sudah berbakti kepada orang tua ?"
Nabi SAW sambil memeluk anak muda itu dan mengatakan: "Sungguh Allah ridho kepadamu, kamu anak yang soleh, anak yang berbakti, tapi anakku ketahuilah, cinta orangtuamu tidak akan terbalaskan olehmu". Dari hadist tersebut kita mendapat gambaran bahwa amal ibadah kita ternyata tidak cukup untuk membalas cinta dan kebaikan orang tua kita, namun minimal kita bisa memulainya dengan menjadi anak yang soleh, dimana doa anak yang sholeh kepada orang tuanya dijamin dikabulkan Allah. Berbahagialah kita bila memiliki anak yang sholeh.

Keempat, albiatu sholihah, yaitu lingkungan yang kondusif untuk iman kita.

Yang dimaksud dengan lingkungan yang kondusif ialah, kita boleh mengenal siapapun tetapi untuk menjadikannya sebagai sahabat karib kita, haruslah orang-orang yang mempunyai nilai tambah terhadap keimanan kita. Dalam sebuah haditsnya, Rasulullah menganjurkan kita untuk selalu bergaul dengan orang-orang yang sholeh. Orang-orang yang sholeh akan selalu mengajak kepada kebaikan dan mengingatkan kita bila kita berbuat salah.

Orang-orang sholeh adalah orang-orang yang bahagia karena nikmat iman dan nikmat Islam yang selalu terpancar pada cahaya wajahnya. Insya Allah cahaya tersebut akan ikut menyinari orang-orang yang ada disekitarnya.

Berbahagialah orang-orang yang selalu dikelilingi oleh orang-orang yang sholeh.

Kelima, al malul halal, atau harta yang halal.

Paradigma dalam Islam mengenai harta bukanlah banyaknya harta tetapi halalnya. Ini tidak berarti Islam tidak menyuruh umatnya untuk kaya.
Dalam riwayat Imam Muslim di dalam bab sadaqoh, Rasulullah SAW pernah bertemu dengan seorang sahabat yang berdoa mengangkat tangan. "Kamu berdoa sudah bagus", kata Nabi SAW, "Namun sayang makanan, minuman dan pakaian dan tempat tinggalnya didapat secara haram, bagaimana doanya dikabulkan". Berbahagialah menjadi orang yang hartanya halal karena doanya sangat mudah dikabulkan Allah. Harta yang halal juga akan menjauhkan setan dari hatinya, maka hatinya semakin bersih, suci dan kokoh, sehingga memberi ketenangan dalam hidupnya. Maka berbahagialah orang-orang yang selalu dengan teliti menjaga kehalalan hartanya.

Keenam, Tafakuh fi dien, atau semangat untuk memahami agama.

Semangat memahami agama diwujudkan dalam semangat memahami ilmu-ilmu agama Islam. Semakin ia belajar, maka semakin ia terangsang untuk belajar lebih jauh lagi ilmu mengenai sifat-sifat Allah dan ciptaan-Nya.

Allah menjanjikan nikmat bagi umat-Nya yang menuntut ilmu, semakin ia belajar semakin cinta ia kepada agamanya, semakin tinggi cintanya kepada Allah dan rasul-Nya. Cinta inilah yang akan memberi cahaya bagi hatinya.

Semangat memahami agama akan meng "hidup" kan hatinya, hati yang "hidup" adalah hati yang selalu dipenuhi cahaya nikmat Islam dan nikmat iman. Maka berbahagialah orang yang penuh semangat memahami ilmu agama Islam.

Ketujuh, yaitu umur yang baroqah.

Umur yang baroqah itu artinya umur yang semakin tua semakin sholeh, yang setiap detiknya diisi dengan amal ibadah. Seseorang yang mengisi hidupnya untuk kebahagiaan dunia semata, maka hari tuanya akan diisi dengan banyak bernostalgia (berangan-angan) tentang masa mudanya, iapun cenderung kecewa dengan ketuaannya (post-power syndrome). Disamping itu pikirannya terfokus pada bagaimana caranya menikmati sisa hidupnya, maka iapun sibuk berangan-angan terhadap kenikmatan dunia yang belum ia sempat rasakan, hatinya kecewa bila ia tidak mampu menikmati kenikmatan yang diangankannya. Sedangkan orang yang mengisi umurnya dengan banyak mempersiapkan diri untuk akhirat (melalui amal ibadah) maka semakin tua semakin rindu ia untuk bertemu dengan Sang Penciptanya. Hari tuanya diisi dengan bermesraan dengan Sang Maha Pengasih. Tidak ada rasa takutnya untuk meninggalkan dunia ini, bahkan ia penuh harap untuk segera merasakan keindahan alam kehidupan berikutnya seperti yang dijanjikan Allah. Inilah semangat "hidup" orang-orang yang baroqah umurnya, maka berbahagialah orang-orang yang umurnya baroqah.

Demikianlah pesan-pesan dari Ibnu Abbas ra. mengenai 7 indikator kebahagiaan dunia.

Bagaimana caranya agar kita dikaruniakan Allah ke tujuh buah indikator kebahagiaan dunia tersebut ? Selain usaha keras kita untuk memperbaiki diri, maka mohonlah kepada Allah SWT dengan sesering dan se-khusyu' mungkin membaca doa `sapu jagat' , yaitu doa yang paling sering dibaca oleh Rasulullah SAW. Dimana baris pertama doa tersebut "Rabbanaa aatina fid dun-yaa hasanaw" (yang artinya "Ya Allah karuniakanlah aku kebahagiaan dunia "), mempunyai makna bahwa kita sedang meminta kepada Allah ke tujuh indikator kebahagiaan dunia yang disebutkan Ibnu Abbas ra, yaitu hati yang selalu syukur, pasangan hidup yang soleh, anak yang soleh, teman-teman atau lingkungan yang soleh, harta yang halal, semangat untuk memahami ajaran agama, dan umur yang baroqah.

Walaupun kita akui sulit mendapatkan ketujuh hal itu ada di dalam genggaman kita, setidak-tidaknya kalau kita mendapat sebagian saja sudah patut kita syukuri.

Sedangkan mengenai kelanjutan doa sapu jagat tersebut yaitu "wa fil aakhirati hasanaw" (yang artinya "dan juga kebahagiaan akhirat"), untuk memperolehnya hanyalah dengan rahmat Allah. Kebahagiaan akhirat itu bukan surga tetapi rahmat Allah, kasih sayang Allah. Surga itu hanyalah sebagian kecil dari rahmat Allah, kita masuk surga bukan karena amal soleh kita, tetapi karena rahmat Allah.

Amal soleh yang kita lakukan sepanjang hidup kita (walau setiap hari puasa dan sholat malam) tidaklah cukup untuk mendapatkan tiket masuk surga. Amal soleh sesempurna apapun yang kita lakukan seumur hidup kita tidaklah sebanding dengan nikmat surga yang dijanjikan Allah.

Kata Nabi SAW, "Amal soleh yang kalian lakukan tidak bisa memasukkan kalian ke surga". Lalu para sahabat bertanya: "Bagaimana dengan Engkau ya Rasulullah ?". Jawab Rasulullah SAW : "Amal soleh saya pun juga tidak cukup". Lalu para sahabat kembali bertanya : "Kalau begitu dengan apa kita masuk surga?". Nabi SAW kembali menjawab : "Kita dapat masuk surga hanya karena rahmat dan kebaikan Allah semata".

Jadi sholat kita, puasa kita, taqarub kita kepada Allah sebenarnya bukan untuk surga tetapi untuk mendapatkan rahmat Allah. Dengan rahmat Allah itulah kita mendapatkan surga Allah (Insya Allah, Amiin)

dari berbagai sumber dan ceramah..termasuk ceramahnya Ustadz Aam Aminuddin LC

Selasa, 08 September 2009

biker or biker??

@ jalur lenteng agung - pasar minggu, 06.27 wib

hari ini, 1 kejadian yang tak bertanggung jawab terjadi di jalanan antara lenteng agung - pasar minggu. semakin mencerminkan perilaku biker dan pengendara sepeda motor yang terkenal urakan dan arogan. Saya sendiri selaku pengguna sepeda bermotor, sempat terbersit kelu ketika menyaksikan seorang pengendara motor menyenggol sebuah mobil sedan,hingga bemper depannya copot...

Mungkin harga perbaikan bemper itu tak seberapa, namun kelakuan si pengendara motor ini yang sangat tidak bertanggung jawab..setelah menyenggol, tanpa berhenti si pengendara motor pun langsung tancap gas..sungguh perbuatan yang tak pantas di tiru...

Banyak orang-orang di sekitar kejadian meneriaki, tapi tetap saja pengendara motor itu melaju kencang..Sementara si empunya mobil hanya bisa pasrah. Setelaah di tolong oleh orang-orang sekitar, diapun melanjutkan perjalanan.

Sabar ya pak...itulah cermin masyarakat kita di jalanan..bagaimana anak-anak kita bisa jadi lebih baik dari kita,jika di jalanan saja kita masih tidak bertanggung jawab. Mengendarai kendaraan di ajlanan juga bisa diibaratkan test drive kemampuan kita menahkodai kehidupan rumah tangga nanti...so beri contolah yang baik di jalanan..karena di jalanan mencerminkan kehidupan kita di rumah tangga nanti

09-09-09 09:09:09

Tahukah kawan..kalo hari ini takkan terulang lagi?
tahukah kawan..kalo hari ini, di semua tempat waktu menunjukkan angka unik?yang hanya akan terulang ketika100 tahun lagi? apakah kita masih hidup pada waktu itu? ataukah usia dunia ini takkan sampai pada waktu itu?kita takkan pernah tahu akan masa depan...

yupz..hari ini tepat jatuh pada tanggal 09 bulan 09 tahun 2009...seharusnya kita mensyukuri karena pada hari ini, hidung ini masih bisa menghirup udara, mata ini masih bisa melihat, telinga ini masih bisa mendengar, mulut ini masih bisa berbicara, otak ini masih bisa berpikir, tangan ini masih bisa bekerja, dan kaki ini masih bisa berjalan...dan bersyukurlah akan semua itu..karena pada hari ni, semua masih memuji Allah, Tuhan semesta Alam..dan bersyukurlah,karena pada hari ini kita masih bisa betobat dan ada yang mendoakan kita...amiinnn.

Janganlah sekali2 kamu mempunyai ramalan,mempercayai hal ghaib berkaitan dengan kejadian ini, biarkanlah tugas kita hanya mensyukurinya bahwa kita masih bisa menikmati hari ini...apapun yang orang katakan tentang tanggal ini, percayalah..itu bohong..karena mereka bukan tuhan, mereka manusia yang sama dengan kita...apapun yang Tuhan kehendaki akan hari ini, terimalah dan ikhlas, bersyukurlah karna semua itu akan seamkin membuat Allah meridhoi kita..
amiin..

wisma 76 lt.23
@my desk..

Senin, 20 April 2009

live,life and planning

2010...haruskah disyukuri ataukah menjadi beban?Ya 2010 adalah tenggat waktuku untuk menikah, ketika usia mencapai 28tahun, adalah saat yang matang untuk menikah bagiku. Entah seperti apa rasanya ketika kita hidup tanpa mempunyai target?meski bagi sebagian orang berpendapat nikmatilah hidup dan biarkan hidup mengalir sperti air..namun buat aku,hidup tanpa target rasanya gmana gitu...hampa,tanpa tujuan...2 tahun yang lalu, aku punya target untuk aku raih. Lulus kuliah,segera bekerja dan cepat2 menikah. Target pertama dan kedua sudah ku raih,kini aku dibayangi target ku yang ke 3! Menikah!!
bagi sebagian orang pula, menikah slalu dianggap gampang dan remeh,banyak orang yang menikah meski dia belum mapan,bahkan belum bekerja,meski Allah menggariskan bahwa sudah tersedia rizkimu bagi istrimu dan anak2mu, namun aku merasa ketika aku menikah tanpa atau pun belum bekerja,apa yang harus aku banggakan! Aku adalah laki-laki,pria,a man yang harusnya menjadi tiang,pencari nafkah untuk keluargaku, menhidupi anak istriku dengan keringat ku sendiri, bukan menghidupi mereka dari dana orangtua dan mertuaku.. Ingatlah kawan, harga diri laki2 itu ditentukan dengan ap ayang kamu beri kepada keluarga kamu,anak istri kamu dengan jerih payah kamu sendiri...
Dalam hidup,aku slalu tegaskan buat diri aku sendiri, bukanlah beban namun sebuah tantangan..hidup! setiap tantangan itu harus dihadapi bukan untuk dijauhi,jadilah pemenang bagi diri sendiri!
Apa yang sudah kupersiapkan sebagai bekalku nanti dalam mengarungi bahtera rumah tangga? terus terang sampai saat ini pun aku masih mencari dan berusaha bekalku nanti, aku gak mau anka istriku terlantar, aku gak mau mereka kelaparan, aku juga ga mau mereka merasa kesedihan karena tidak mempunyai sesuatu sementara mereka melihat teman2 mereka menikmati kesenangan hidup.
Terkadang ketika aku berpikir dan merenung, sering menetes air mata aku. Aku belum punya materi apa2! Jangankan yang tersier atau sekunder..hal2 yang rpemier pun aku belum sanggup untuk menyiapkan! Rumah,pakaian..hmm
Materi bukan segalanya, namun terkadang iman seseorang pun bisa runtuh manakala berhadapan dengan materi! Aku gak mau hal itu terjadi pada keluargaku! Aku harus mampu menyediakan hal itu..harus!
1 tahun adalah waktu yang sebentar, apakah cukup ataukah tidak, itu semua tergantung pada diri kita sendiri. Apakah yang bisa aku lakukan dengan waktu sesingkat itu? Aku bukan pemimpi, namun ketika aku bermimpi, aku harus bisa mewujudkan mimpi itu. Aku sadar, semua itu tidaklah cukup ku peroleh dalam 1 tahun ini,meski rejeki hanya Allah yang tahu,namun aku kan slalu berusaha untuk itu. Berdoa dan berusaha adalah jalannya,dan bersedekah adalah pelicinnya.
so..2010...aku siap untuk itu....berjuang dan berusaha untuk itu....